Program kegiatan Double Track SMA Negeri 1 Dander terus dilaksanakan ditengah merebaknya wabah virus Corona, Minggu (12/04/2020). Kegiatan tetap berlanjut namun pelaksanaannya menggunakan cara yang berbeda. Kegiatan yang biasanya dilaksanakan di sekolahan sekarang bergeser dilaksanakan di rumah siswa masing-masing. Kegiatan tersebut diberi nama SFH (Study From Home).

Dalam pelaksanaan kegiatan SFH, siswa diminta untuk praktek mandiri di rumah masing-masing. Tentu saja dalam prakteknya, siswa dipandu oleh Trainer kelas masing-masing secara jarak jauh. Praktek tersebut adalah praktek membuat karya sesuai jurusan/program keterampilan yang diambil. “Meski kegiatan dilaksanakan di rumah siswa masing-masing / SFH, kami sebagai Trainer selalu memandu dan memantau kegiatan mereka, selalu konsultasi hingga mereka dapat menghasilkan masakan yang cantik tampilannya dan enak rasanya”, ujar Bu Nur Laila sebagai Trainer DT Tata Boga ketika diwawancara via wapri.

Selanjutnya siswa melaporkan hasil karya mereka masing-masing. Laporan SFH berisi foto-foto ketika mereka melakukan kegiatan dan menyertakan daftar alat/bahan serta cara/langkah pembuatan karya yang mereka hasilkan. Menurut salah satu siswa DT Tata Boga, kegiatan SFH tidaklah sulit dilakukan. “Sejak bergabung menjadi peserta Double Track SMA se-Jatim, saya mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman. Disini saya banyak diajarkan tentang bagaimana cara memasak dengan baik, benar dan tepat. Dan saya juga bisa mempraktekkan sendiri di rumah”, kutipan dari Madona Dewi Saputri dalam tugas membuat kesan / cerita tentang Double Track. (Rnd/Red)

2 Komentar

  1. Apa yang kita dapatkan dari program DT-SMA, paling tidak telah memberikan manfaat/inspirasi untuk penyegaran ilmu maupun pengalaman baru, khususnya saya pribadi di bidang keahlian teknik mesin.

    #KITASMANSADA
    #Teknikmesin.

    1. Author

      Selalu semangat untuk kalian semua siswa DT-Smansada 💪

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *