Pandemi Corona masih terus berlanjut hingga kini, Senin (20/04/2020). Corona semakin menjadi-jadi di awal pekan keempat di bulan April ini. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, per 20 April kasus Corona di Indonesia sebanyak 6.575 positif, dengan 686 pasien sembuh dan 582 pasien meninggal dunia. Melihat perkembangan covid-19 terkini, dengan terpaksa Pemerintah Provinsi Jawa Timur menambah atau memperpanjang lagi kegiatan bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur kembali mengeluarkan Surat Edaran tentang perpanjangan bekerja dan belajar dari rumah.

Lihat / download edaran resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur:

Lihat / download edaran resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur:

Kebijakan masa belajar dari rumah bagi pelajar SMA/Sederajad ini sudah yang ketiga kalinya, sebelumnya Gubernur Khofifah mengeluarkan kebijakan dengan menambah masa bekerja dan belajar dari rumah hingga 21 April 2020, namun lagi-lagi karena perkembangan keadaan yang belum memungkinkan untuk bekerja dan belajar di sekolah, terpaksa diperpanjang kembali hingga 01 Juni 2020. Hal ini tertulis dalam surat edaran nomor 420/2438/101.1/2020 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Jawa Timur.

Sekedar diketahui, pasien positif Covid-19 di Jatim per Minggu 19 April, mencapai 588 orang (tambahan 33 kasus positif). Dari angka itu yang sudah dinyatakan sembuh 98 orang (belum mengalami penambahan), dan meninggal dunia sebanyak 56 orang (tambahan dua orang meninggal).

Pemerintah mengharap agar masyarakat selalu terapkan Physical Distancing, selalu cuci tangan dengan sabun selama 20 detik dan bilas dengan air yang mengalir, tetap tinggal di rumah, dan menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah untuk hal darurat, seperti kesehatan, logistik atau terkait ekonomi. Lakukan cek mandiri melalui link http://checkupcovid19.jatimprov.go.id dan segera melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Rujukan terdekat apabila menunjukkan gejala yang akut.

Dari data yang himpun Pemprov Jatim, terdapat empat kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro. Kepada warga Bojonegoro terutama warga SMA Negeri 1 Dander untuk selalu waspada dan menjaga diri dengan mematuhi peraturan dari pemerintah dan melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 ketika terpaksa keluar rumah. Neng Omah Ae, utamakan keselamatan diri dan keluarga. (Rnd/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *